Labels

Friday, 23 March 2018

angin mengamuk di unit 7 dan 8

Rimbo Ulu, Rabu, 21 Maret 2018. Posisi rimbo bujang dan rimbo ulu memang aman dari berbagai bencana banjir, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi, dan berbagai bencana lain kecuali angin kencang dan petir.


Hal ini yang terjadi pada hari rabu sore pukul 18:00 angin kencang mengamuk di tiga desa yaitu Unit VII (Sapta Mulya), Unit VIII (Sukamaju), dan Unit VIII tambahan (Sungai Pandan). Menelan 1 korban jiwa, 1 buah mobil inova baru, beberapa rumah roboh, ratusan atap rumah beterbangan, puluhan payung parabola roboh, ratusan pohon terutama pohon karet tumbang. Bahkan sedikitnya 5 tiang listrik tumbang karena kabel yang terikat padanya tertimpa pohon.
Menurut pemantauan beberapa orang saksi mata di desa Suka Damai (Unit 9) terlihat di langit angin berwarna hitam berputar seperti bor. Mula-mula kecil kemudian pecah membesar. Sebenarnya putaran angin ketika sudah pecah tidak sekuat ketika masih kecil namun ternyata cukup kuat memporak-porandakan alam.
Korban jiwa jatuh pada Ibu Sulasih, Isteri dari Bapak Tarmono jalan Tidar. Sedangkan mobil inova yang masih baru dibeli dari jakarta milik Bapak Kusno, dititipkan di bengkel Bapak Kori untuk diperiksa minyaknya sekaligus direyen. Ternyata bengkel Bapak Kori roboh terkena angin dan pipa yang jadi palangan atap bengkel tersebut menjatuhi mobil baru tersebut. Daerah Unit delapan adalah yang terparah terutama sebelah barat laut dan tenggara. Kebun Karet yang tumbang tersebar di berbagai wilayah. Listrik lumpuh selama dua hari, hingga hari ini (jumat) baru jalan poros saja yang bisa menyala listriknya. kecuali jalur yang tidak mengalami kerusakan. Jalur yang mengalami kerusakan instalasi listrik adalah jalan kelud, muria, telomoyo, wilis, girimoyo, rinjani.
Bahkan di unit7 ada sebuah resepsi pesta terkena angin, hanya ketinggalan prasmanan nya saja. Panggung ambruk dan tendanya terbawa angin.
motor Sulasih, korban meninggal

Di desa sungai pandan bahkan ada yang 1 hektar semua tumbang hanya tersisa 20 batang.
Walaupun ini musibah, namun bagi penduduk yang suka mencari dan menjual kayu karet sebagai palet ini merupakan proyek besar.

Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

No comments:

Post a Comment

Kembali ke atas