Labels

Thursday, 8 February 2018

strategi sekolah lulus UNBK 2018

Tebo, 08 Februari 2018. Zaman semakin berkembang, teknologi semakin maju. Hal itu diikuti oleh aturan baru dari pemerintah yang sedang berkuasa. Jikalau dahulu generasi tua mengikuti ujian kelulusan dengan menggunakan kertas yang dikoreksi manual oleh panitia /tim koreksi. UJian yang dikoreksi oleh mata manusia seperti ini banyak peluang terjadi kesalahan baik salah lihat, subyektifitas, ataupun kelahan.
Kemudian berkembang menggunakan kertas yang dicoret bulat menggunakan pensil dan dikoreksi menggunakan scanner dan komputer. Ada dua macam instrumen ini, yaitu:
  1. Optical Mark Reader (OMR)
    Menggunakan kertas khusus yang mahal. Coretan/bulatan pensil meninggalkan bekas karbon pada lembar jawaban komputer (LJK). Kemudian oleh scanner direkam menjadi database sesuai lokasi jawaban yang dipilih.
  2. Optical Character Recognition (OCR)
    Menggunakan kertas sembarang. Coretan pada LJK difoto oleh scanner kemudian dikonversi menjadi text. text kemudian dikonversi menjadi database jawaban.
Ujian dengan LJK atau sekarang disebut UNKP (ujian nasional kertas dan pensil) ini memiliki kelemahan:
  1. Apabila terjadi kurang rapi dalam melingkari atau tidak bersih menghapus jawaban lama, maka jawaban akan terbaca salah.
  2. Apabila kertas LJK terkena minyak, baik minyak goreng yang terbawa di tangan anak bekas makan gorengan di kantin maupun minyak rambut. LJK tidak terdeteksi jawabannya.
  3. Jika LJK terlipat maka tidak bisa masuk mesin scanner.
Namun seiring dengan berkembangnya zaman terjadi perubahan pada masyarakat:
Kesejahteraan meningkat, sekolah dengan dana negara mampu membeli komputer banyak untuk melaksanakan ujian setiap siswa dengan komputer satu atau dibagi menjadi sesi. Ujian kini dilaksanakan berbasis komputer. UNBK ini memiliki kelemahan:

  • Tergantung kepada daya listrik, apabila PLN tiba-tiba mati, ujian terhenti.
  • Persiapan awal membutuhkan dana yang sangat besar untuk membeli komputer server dan client.
  • Fikiran peserta lebih panas karena melihat monitor, berbeda dengan kertas di mata tidak pedih dan di fikiran lebih tenang.
  • Apabila terjadi kerusakan perangkat, ujian terancam gagal.


Di samping kelemahan juga ada keunggulan:

  1. Jawaban sebagaimana dipilih sudah tidak akan salah rekam lagi.
  2. Ujian selanjutnya tidak membutuhkan biaya besar.
  3. Variasi soal bisa gambar berwarna dan listening audio untuk bahasa inggris yang berbeda tiap peserta.

Setelah mengenal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kini kita mulai membahas strategi sukses UNBK versi kabartebo:

  1. Ketika simulasi guru mata pelajaran masuk dan memfoto soal yang kemudian dibahas bersama siswa. Dimungkinkan soal tersebut akan keluar kembali di UNBK yang sebenarnya.
  2. Ketika simulasi mengorbankan satu siswa, soal listening direkam untuk kemudian dibahas bersama.
  3. Persiapan skill siswa dengan membahas soal beberapa tahun yang lalu.
  4. Tidak menggunakan kalkulator ataupun mesin translator.
  5. Dahulukan soal yang mudah.
  6. Jangan membawa contekan karena hanya akan menambah stress.
  7. Datang tepat waktu.
  8. Ikuti ujian sesuai dengan peraturan.
  9. Tandai soal yang masih ragu dengan mengklik ragu-ragu di bagian tengah bawah soal.
  10. Jika ada sisa waktu, periksa kembali jawaban yang ragu-ragu.
  11. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya karena ujian ini menjadi ukiran masa depan kalian.

semoga bermanfaat.


Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

No comments:

Post a Comment

Kembali ke atas