Labels

Sunday, 11 February 2018

mengapa pengajian tidak berefek

Rimbo Bujang, 11 Februari 2018. Sobat pembaca yang beragama islam tentu sering mengikuti pengajian agama islam. Tidakkah sobat menyadari bahwa ternyata kegiatan pengajian yang begitu meriah dengan dana iuran yang cukup besar dan membutuhkan persiapan yang begitu matang serta capek badan, capek fikiran, dan capek kantong ternyata tidak memberikan efek yang signifikan.

Kami secara analitis menguraikan sebab sebagai berikut:

  1. Pengajian tidak bersifat memberi contoh atau "ing ngarso sung tulodo". Sudah mengajak melaksanakan sholat tepat waktu. Namun waktu sholat masuk acara pengajian tetap berlanjut, tidak istirahat sholat sebentar.
  2. Penceramah tidak menyombongkan diri, di antaranya memberi contoh yang perlu ditiru adalah dirinya sendiri dan nenek moyangnya.
  3. Penceramah tidak menggunakan alur yang jelas apalagi tidak menggunakan dalil dari Al Qur'an dan Hadits. Penyampaiannya ngalor-ngidul.
  4. Uraian ceramah tidak tidak mengandung "risau" hanya memuji الله, Nabi, dan ulama.
  5. Penceramah menyalahkan dan mencaci orang tertentu yang jelas, hal ini melanggar etika dakwah. Seharusnya yang disalahkan adalah perbuatannya.
  6. Uraian ceramah terlalu serius sehingga tidak didengar orang. Apalagi diamalkan.
  7. Sosialisasi Kegiatan tidak sukses, tidak mengundang tokoh agama, tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat.
  8. Audien atau hadirin tertutup hanya golongan tentu saja.

semoga bermanfaat.

Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

No comments:

Post a Comment

Kembali ke atas