Label

Jumat, 24 Maret 2017

gempar penculikan anak

Rimbo Bujang, 24 Maret 2017. Bagi pembaca yang mengalami masa kecil di sekitar tahun 90-an mungkin pernah mendengar isu penculikan. Dahulu sebagian anak berpendapat bahwa itu hanya cerita karangan para orang tua agar anaknya tidak bermain terlalu jauh dari rumah. Modus atau tujuan dahulu yang sering kita dengar adalah untuk tumbal pembangunan jembatan. Konon anak yang duculik dimasukkan ke dalam galian fondasi.
Mungkin di antara pembaca masih menganggap ini juga merupakan isapan jempol. Namun penulis menegaskan bahwa cerita ini nyata. Dengan modus penjualan organ tubuh. kabar yang semula beredar di media sosial ini kurang jelas. Beberapa orang mengatakan bahwa ada daftar harga organ tubuh bernilai milyaran. Sedangkan yang menjadi incaran adalah anak TK hingga SMP. Karena pada umur ini tidak banyak melakukan perlawanan.
Beberapa saksi mata mengatakan bahwa penculik menyaru atau menyamar sebagai tukang rongsokan, pengemis, orang gila, sales/ penjual keliling. Yang pastinya orang asing yang tidak biasanya berada di lingkungan kita.
Ini bukan hal baru, di unit7 rimbo bujang sekitar tahun 2008 juga ada yang pernah diburu dengan parang seorang anak SMP namun korban berhasil meloloskan diri dengan mengebut sepeda motornya. Sementara pelaku menggunakan mobil box putih.
Bahkan beberapa masyarakat memperkirakan hal ini terkait dengan sindikat internasional. Hingga berita ini ditulis sudah ada beberapa korban sebagaimana ditulis di koran jambi barat, di daerah margoyoso. Hingga berita ini ditulis belum ada kabar dari polisi setempat.
Bagi anda yang memilki anak pada usia tersebut, penulis  mengharapkan agar dilarang bermain di luar rumah.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas