Label

Jumat, 22 Juli 2016

gara-gara gulma disemprot getah karet jadi sedikit


Rimbo Ulu, 22 Juli 2016. Siapa yang tidak senang dan lega ketika kebun karet tempatnya bekerja bersih dari gulma yang mengganggu bagaikan berjalan di tanah lapang. Diantara kesenangan atau keuntungan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Tidak ada semak yang menghalangi kaki melangkah.
  2. Di pagi hari atau seusai hujan kaki tidak menjadi basah apalagi diserang kutu air.
  3. Nyamuk tidak begitu banyak.
  4. Pacat yang sering ditakuti ibu-ibu petani jarang, bahkan bisa dikatakan tidak ada.
  5. Aman dari bahaya ular berbisa yang muncul dari balik semak.
  6. Lebih nyaman dipandang
Namun ternyata ada di balik itu yang membuat petani menjadi sedih. Yaitu menurunnya hasil getah yang dihasilkan. Mengapa ini bisa terjadi? Secara analitik penulis menjawab:
  1. Tanaman penutup tanah yang mencegah penguapan air sudah mati.
  2. Akar serabut yang merupakan ujung dari akar tunggang pohon karet yang terkenal menyusup sampai ke mana-mana ada yang mati terbunuh bersama gulma.
  3. Kulit pohon karet menjadi masam karena terkena uap herbisida.
Mungkin sobat pembaca memiliki pemikiran yang lain. Silahkan ditambahkan di kolom komentar. Memang setiap keputusan selalu ada efek positif dan negatif. Tindakan yang mana? Terserah kepada diri masing-masing. Karena resiko ditanggung masing-masing. Pohon yang biasanya penuh, kini paling banyak tinggal separuh mangkok.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas