Label

Jumat, 11 Desember 2015

tanggapan berbagai pihak atas kemanangan zomi zola


Muara Tebo, 11 Desember 2015. Hasil hitung cepat atau quick count menyatakan bahwa pasangan Zomi Zola dan Fachrori sebagai gubernur jambi. Berbagai tanggapan mewarnai lingkungan sosial masyarakat jambi.
A. Komentar HBA
Wajar saja sebagai insan yang beriman, Hasan Basri Agus beserta team suksesnya melakukan berbagai usaha:
  1. Dia mengaku terima informasi adanya dugaan kecurangan. Dia pun akan menginventarisasi dugaan tersebut.  ‎"Nanti kita lihat dan dibahas bersama tim advokasi kami," ujar Hasan kepada sejumlah jurnalis di kediamannya di kawasan Ibrahim, Jambi, Rabu 9 Desember 2015 malam. Dia akan mengumpulkan saksi-saksi dan tim di lapangan. Sebab perolehan suara sementara hasil quick count sejumlah lembaga survei menunjukkan posisinya yang di bawah pasangan Zumi Zola-Fachrori. sumber
  2. Tetap menunggu hasil real count.
B. Komentar warga asli jambi (melayu)
Melihat latar belakang kedua pasangan calon beserta wakil, Zomi Zola dan Hasan Basri Agus dari tanjung jabung timur. Sedangkan wakil dari ZZ adalah asli dari bungo, sementara wakil dari HBA adalah kelahiran singkut keturunan jawa timur. Maka warga asli keturunan melayu jambi berpendapat bahwa kali ini mereka bisa bersatu.

C. Komentar warga transmigran (jawa)
Secara umum warga transmigran dan perantau tidak menganggap masalah siapa yang memimpin. Sebagian memilih siapa yang team suksesnya mendekatinya. Sebagian yang lain memilih karena profesionalismenya.

D. Mengapa banyak yang memilih ZZ?
  1. Karena sudah tenar dalam sinetron, sebap ini banyak dirasakan oleh kaum wanita terutama ibu-ibu.
  2. Selama HBA jadi gubernur, belum terlihat kiprahnya membangun tebo. Atau pencitraannya yang salah?
  3. Pada kemenangan pertama periode sebelumnya HBA banyak dipilih oleh warga keturunan jawa karena ada nama "Agus" biasanya khas dimiliki oleh suku jawa.
  4. Daerah yang banyak dibangun oleh pemerintah jambi selama kepemimpinan HBA adalah: tanjung jabung timur, merangin, dan sarolangun. Sehingga hanya ketiga kabupaten tersebut yang menang, sisanya 8 kabupaten dimenangkan oleh ZZ. sumber
E. Adakah pelanggaran pemilu?
Beberapa yang dikutip oleh penulis, mengenai kebenarnya penulis tidak bersedia bersaksi:
  1. Sejak 6 bulan menjelang pilkada, banyak sekali guru yang dipanggil diklat ke jambi. Pada waktu penutupan tidak pernah lupa, pejabat yang bertugas menutup acara selalu ada pesan untuk memilih pasangan calon yang saat itu sedang berkuasa.
  2. Kutipan dari grup facebook rimbo bujang ulu ilir: "di tempat sayo pak RT nyo yg bagi2 duit dan disuruh pilih no.2. sudah di laporkan ke panwas dan ke polsek telanai. pak RT kami ngaku khilaf dan mintak maaf, istri pak RT nangis histeris mati ketakutan sampai pingsan. bagi kawan2 yg punyo bukti temuan kecurangan pilkada harap melaporkan nyo. minimal lapor ke posko timsukses terdekan (ini pesan panwaslu provinsi Jambi). Polisi melalui intruksi kapolda kemaren jugo siap membantu." sumber
Mungkin masih banyak lagi di sekitar anda, silahkan dibagikan pada kolom komentar di bawah ini.
Mohon maaf, semoga bermanfaat.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas