Label

Selasa, 22 Desember 2015

pemasangan pipa PDAM rimbo ulu ngawur

Rimbo Ulu, 22 Desember 2015. Perusahaan dagang air minum yang berdiri di rimbo ulu adalah satu kesatuan sebagaimana yang ada di rimbo bujang dan di muara tebo. Pegawai yang direkrut adalah menjadi pegawai BUMN walaupun tidak pegawai negeri. Seperti halnya pegawai pos indonesia, PLN dan BUMN lainnya, apabila sudah menjadi pegawai maka kehidupannya dijamin karena perusahaan yang mempekerjakannya adalah milik negara.
Biasanya yang menjadi penyebab sistem kerja yang tidak profesional adalah sistem perekrutan bukan dengan tes seleksi bahan dan seleksi tertulis, melainkan dengan sistem siapa dekat siapa dapat. Inilah yang terjadi salah satunya di PDAM alias PAM rimbo ulu.
Secara jelasnya kesalahan tehnik pemasangan adalah sebagai berikut:
  1. Tanpa pembenaran lokasi yang merupakan halaman warga tidak ditimbun kembali. Ini membuat warga merasa tidak senang, karena petugas pemasangan tidak bertanggungjawab.
  2. Kedalaman pipa PVC atau paralon hanya 2 cm dari permukaan tanah. Ini memicu kerusakan pipa dan kebocoran.
  3. Ketika pipa melewati daerah yang menanjak atau menurun, pipa tidak ditimbun alias terbuka. Ini memicu rawan kerusakan pipa dan kebocoran. Karena tidak terlindung oleh tanah, jika saja tidak ada tangan yang salah, tentu pipa cepat rapuh oleh panas dan hujan.
  4. Jika melewati belokan, pipa ditekuk sehingga air yang melewatinya tidak lancar.
Mohon maaf atas segala salah kata, semoga bermanfaat.


Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas