Label

Sabtu, 05 September 2015

ditemukan peluru mortir di rongsokan rimbo ulu


Rimbo Ulu, 5 September 2015. Ketika agen barang bekas alias rongsokan yang bernama Bpk. Amir membeli barang rongsokan yang berkantor di jalan lawu sebelah timur kira-kira turunan pertama sebelah kanan dari arah unit dua atau unit sembilan melalui jalan sindoro desa sukamaju kecamatan rimbo ulu. Lebih tepatnya seberang jalan berhadapan dengan TPQ milik Bpk Malik. Bos barang bekas tersebut awalnya merasa heran ketika membeli besi sebesar itu kog beratnya 5 Kg. Setelah dibersikan dan diteliti, ternyata itu sebuah peluru mortir alias peluru tank atau meriam yang masih aktif. Diperkirakan peinulis, peluru tersebut adalah merupakan peninggalan ketika jepang masuk ke daerah lubuk landai. Karena daerah lubuk landai merupakan dusun lama yang sudah ada sejak zaman penjajah. Salah satu peninggalan penjajah tersebut adalah sistem irigasi.
Jenis mortir tersebut adalah type 81 high explossion. Ulasan lebih lanjut dapat anda baca di sini.
Seusai diidentifikasi, kemudian mortir tersebut diledakkan di jalan tapak dara desa sidorukun pada hari kamis 7 September 2015. Mortir yang tergolong berdaya ledak tinggi tersebut pecahannya masih terlontar sejauh 500 Meter. Suara ledakan tersebut terdengar sampai radius 10 Km.  Baca ini Peledakan dilakukan hari jum'at pukul 00:00 sebanyak dua kali. Pertama adalah bagian ujung, yang kedua bagian pangkal. Untuk mengurangi efek kerusakan, mortir tersebut dimasukkan dalam lubang sedalam badan manusia. Kemudian di dalam lubang dibuat lorong ke samping agar ledakan tidak menghambur ke atas tapi ke samping.
Tidak mau ambil resiko, beliau segera melaporkan kepada polsek rimbo ulu. Kemudian oleh kapolsek rimbo ulu, barang berbahaya tersebut dibawa ke polres tebo bagian gegana untuk diidentifikasi dan dimatikan.
Jangan-jangan ada warga yang terlibat teroris. Sebagai warga yang tidak ingin punya masalah. berfikiran lebih baik diam atau pura-pura tidak tahu. Dari beberapa sumber mengatakan bahwa mortir tersebut ditemukan di kebun warga yang berlokasi di teluk pandak.
Sebagai himbauan dari penulis, bagi pembaca yang menemukan benda berbahaya, agar segera melaporkan kepada pihak berwajib, sebelum dimainkan anak-anak meledak menelan nyawa orang-orang tercinta di sekitar kita. Atau bahkan jiwa kita sendiri.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas