Label

Minggu, 09 Agustus 2015

di balik listrik PLN mati dan solusinya


Rimbo Ulu, 09 Agustus 2015. Musim hujan telah tiba. Walau tidak sesuai dengan kalender musim yang semestinya bulan september. Salah satu keluhan yang mulai menyiksa adalah listrik yang dikelola oleh PLN (pembangkit listrik negara) mulai sering mati. Gerimis dikit mati lampu, angin dikit mati lampu. PLN memadamkan listrik tentu ada alasannya. Di antaranya:
  1. Ketika sedang hujan badai, takut kabel tertimpa batang pohon sehingga terjadi konslet dan jaringan listrik di rumah anda terbakar, gardu listrik meledak.
  2. Ketika hari sabtu, petugas mengadakan pemotongan ranting pohon yang menjulur ke kabel as. Agar petugas tidak tersentrum, maka listrik dipadamkan untuk sementara.
  3. Terkadang terjadi padam sampai lebih dari satu hari. Bahkan sampai 3 hari 3 malam. Karena ada sektor jaringan listrik yang rusak dan suku cadangnya belum datang. Untuk daerah kabupaten tebo biasanya didatangkan dari palembang.
Tidak menutup kemungkinan, PLN juga melakukan pemadaman yang diiringi rasa tertentu. Misalnya:
  1. Beberapa kali malam jum'at listrik dipadamkan.
  2. Ketika hujan gerimis turun dengan awetnya, daerah muara bungo tidak padam dengan ditandai broadcast siaran radio Gema bungo dan Jaya FM. Namun wilayah Rimbo bujang dipadamkan.
Kali ini penulis tidak membahas borok atau keburukannya PLN, karena sudah banyak yang membahasnya:
  1. tempo
  2. merdeka
  3. okezone
  4. liputan6
  5. sindonews
  6. facebook
  7. republika
  8. hukum online
  9. kompas
Mungkin saudara kita di daerah lain ada yang memiliki solusi dengan cara demostrasi membawa galon yang diisi air dan tetangganya sampai 3 truk ke kantor PLN. Kemudian mengancam, jika tidak dihidupkan kantor PLN akan di siram minyak dalam galon tersebut. Padahal isi galon tersebut adalah air. Namun hal itu ternyata masih sangat sulit khususnya di daerah rimbo bujang yang warganya giat dengan pekerjaannya masing-masing.

Oleh karena itu, kabartebo berusaha memberikan solusi yang bersifat swadaya dan realistis. Karena jika kita hanya mengkritik dan memprotes PLN akan membutuhkan banyak waktu, banyak proses, dan banyak pihak. Yang dimaksudkan penulis bahwa kita perlu memiliki sumberdaya listrik sendiri yang kita gunakan dalam keadaan darurat. Ada dua jenis sumberdaya listrik yang dapat kita gunakan.
  1. Sumber daya listrik memakai bahan bakar: mesin diesel dan jenset
  2. Sumber daya listrik tanpa bahan bakar: PLTS (pembangkit listrik tenaga surya), bendungan dengan turbin penggerak dinamo, dan inverter.
Tentang sumber daya listrik memakai bahan bakar tentu tidak asing lagi bagi kita. Telah lama sebelum kabel PLN masuk ke lingkungan kita. Tehnik ini sudah digunakan warga. Kelemahanya adalah biaya operasionalnya tinggi.
Mohon maaf mengenai sumber daya listrik tanpa bahan bakar akan dibahas di artikel selanjutnya klik di sini.

semoga bermanfaat
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas