Label

Rabu, 26 Agustus 2015

buaya ditangkap warga di jalan anggrek unit9

Rimbo Ulu, 26 Agustus 2015. Mungkin sobat pembaca juga mengalami rasa bergidik ngeri jika harus berhadapan dengan buaya. Namun para penduduk di jalan anggrek dan flomboyan desa sukadamai kecamatan rimbo ulu tidak gentar.



Ini demi keselamatan bersama, Mereka menyusun setrategi penangkapan yang berhasil pada hari selasa sore tanggal 25 Agustus 2015. Dengan pulang membawa buaya sepanjang 4 meter. Mungkin ini lebih kecil dibanding penangkapan sebelumnya yang di muat di artikel klik di sini. Alasan warga adalah karena sering manampakkan diri. Sebagai tidakan pencegahan sebelum ada korban jiwa manusia yang jatuh.
Setelah ditangkap, buaya tersebut diangkut pada hari rabu pukul 14:00. Untuk dibawa ke kolam warga.


sumber

Selasa, 18 Agustus 2015

pawai 17 agustus 2015 tebo

Pemerintah kabupaten tebo telah membuat kesepakatan jadwal pawai dengan pemerintah kecamatan agar tidak bertumburan tiap kecamatan. Sekaligus agar Bupati Tebo, Bpk Sukandar, S.Kom bisa menghadiri pawai di kecamatan yang bersangkutan.
Khusus untuk pusat kabupaten, yaitu Kota Muara Tebo diadakan pada tanggal 18 Agustus 2015. Peserta pawai atau karnaval terdiri dari berbagai instansi puskemas, kecamatan, sekolah, perguruan silat, dan organisasi swadaya masarakat.
Berikut ini sekelumit foto semoga bisa mengobati rindu anda yang sedang merantau.








Minggu, 16 Agustus 2015

pawai 17 agustus 2015 rimbo ulu

Rimbo Ulu, 16 Agustus 2015. Walau sebelumnya sempat ada berita simpang siur mengenai akan diundurnya kegiatan karnaval ini. Namun akhirnya tetap diadakan sehari sebelum tanggal 17 Agustus.
Pawai ini diikuti oleh sebanyak Taman kanak-kanak, sekolah dasar, madrasah ibtidaiah, sekolah menengah pertama, madrasah tsanawiyah, sekolah menengah atas, madrasah aliyah, perguruan bela diri, dan instansi yang ada di kecamatan rimbo ulu.
Rute pawai ini dimulai dari lapangan sepak bola desa sukadamai pada pukul 09:00 dan berakhir di lapangan MTQ desa sukadamai pada pukul 13:00.
Pada penampilan di panggung kehormatan dibacakan sinposis masing-masing team peserta. Yang mengagumkan di panggung kehormatan ini selain pertunjukkan riasan kreative peserta mulai dari baju daerah, atribut kegiatan ekstra kulikuler, atraksi tenaga dalam, atraksi jurus silat, hingga dandanan serupa pocong dan kuntilanak, serta dandanan serupa suku kubu alias suku anak dalam, juga dandanan serupa suku dayak, tak ketinggalan juga dandanan gaun yang terbuat dari plastik bekas yang dipungut dari tempat sampah. tentunya yang sudah dicuci terlebih dahulu.
Namun yang patut dikagumi kita selaku rakyat adalah kehadiran Bapak Bupati Tebo, Sukandar, S.Kom masih dengan posisi berdiri siap sejak awal peserta pawai datang ke panggung hingga akhir, tidak bergemingg sedikitpun. Semoga saja idealismenya dalam memimpin daerah ini juga seperti caranya berdiri.
Sinopsis pawai terdiri dari:
  1. Nama Organisasi / Nama sekolah/ nama instansi:
  2. Alamat, jalan & desa:
  3. Tanggal berdiri:
  4. Nama pendiri:
  5. Nama pengurus cabang (khusus organisasi masa / perguruan silat):
  6. Visi:
  7. Misi:
  8. Motto:
  9. Banyak tenaga pendidik dan staf (khusus sekolah):
  10. Banyak peserta:
  11. Atraksi yang akan ditampilkan:
Waktu penampilan dibatasi 5 menit atau 10 menit tergantung panitia.
Berikut ini kumpulan foto-foto:


















































































semua foto di atas sudah diedit dan dikecilkan. Ukuran semula 600 Kb sampai 1,1 Mb dikecilkan menjadi 100 Kb sampai 250 Kb. Jika pembaca membutuhkan ukuran yang original (asli) silahkan dilihat dan downloads dari sini
semoga bermanfaat
Kembali ke atas