Label

Selasa, 12 Agustus 2014

pentingnya standarisasi kemampuan berhitung

Berhitung merupakan otot dari semua mata pelajaran terutama mata pelajaran eksak. sehingga apabila kemampuan apabila kemampuan berhitung siswa tidak mencukupi, mata pelajaran seperti fisika, kimia, geografi, ekonomi, akuntansi akan berjalan pincang.
Langkah atau tahap standarisasi tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Pre test: semua peserta didik kelas 7 sebagai pertemuan awal dibagikan soal. jawabannya sekaligus pada lembar soal
  2. Pengelompokan: siswa dikategorikan dengan nama level. misalnya level3 dengan kemampuan mengerjakan hanya sampai nomor 3 yaitu penjumlahan biasa tidak mampu mengoperasikan pengurangan yang menghasilkan negatif.
  3. Pemimbingan: dibuat soal yang berbeda sebanyak siswa yang tergolong dalam level yang ditangani / dibahas pada kertas selembar atau setengah lembar, tiap tahap maksimal dua jenis ketrampilan berhitung. kemudian dipanggil ke depan mengerjakan di meja guru dua orang tiap giliran. guru memberi intruksi mengenai langkah / cara berfikir sebagai tekhnik menyelesaikan soal dengan ketrampilan yang ditangani / dibahas.
  4. Post test: setelah semua ketrampilan yang bermasalah dibimbingkan kepada peserta didik, seyogyanya dilakukan post test.
Prinsip pelaksanaannya adalah:
  1. Jujur, sesuai kemampuan masing-masing.
  2. Bukan ajang siswa untuk mencari nilai, tapi pemecahan masalah.
  3. Sasaran prifat bukan masal.
  4. Bukan hanya memberi contoh tapi mengarahkan.

Kemampuan yang dibutuhkan tersebut dibedakan atas SMP dan SMA. contoh instrument dapat didownload.
instrumen SMP
instrumen SMA
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas