Label

Minggu, 27 Juli 2014

ilmu jiwa memlihara binatang dan pengaruh terhadap pemilik

Binatang sebagi makhluk Tuhan juga memiliki sifat yang unik untuk dicermati. Selain sebagai hoby atau produktifitas kegiatan ekonomi juga baik untuk membina kedewasaan diri terutama dalam berinteraksi sosial. untuk binatang semi produktif sangat baik untuk mendidik rasa tanggungjawab anak.

Namun dalam bahasan ini penulis lebih cenderung untuk membahas binatang yang dipelihara sebagai hoby. Karena untuk binatang yang dipelihara sebagai kegiatan ekonomi atau ternak produktif, system pemeliharaannya sudah dilakukan dengan teori yang sangat lengkap.
  1. Ayam kampung: memiliki tingkat stress yang sangat tinggi terbukti ketika dia berada di pinggir jalan ketika kita sedang lewat dengan sepeda motor bisa saja dia ke tengah jalan dan tertabrak. Memeliharanya harus dengan kesabaran, dan pembisaan.
  2. Bebek: memiliki tingkat stress yang lebih rendah dibanding ayam dan apabila satu sudah diatur yang lainnya ikut. Namun membuat lingkungan rumah menjadi kotor. Air tergenang pasti dipakainya untuk renang, dianggapnya semua air ada ikannya. Bebek lebih sembarangan buang kotoran dibanding ayam, namun telurnya lebih mahal dan lebih banyak.
  3. Kambing: memiliki tingkat stress yang tinggi hampir seperti ayam jika di pinggir jalan. Namun pada lingkungan yang terbiasa dengan lalu lintas kendaraan dia akan tenang. Ingin semaunya berpetualang mencari daun yang lebih muda meski tanaman tetangga. Yang punya harus memberi contoh, ketika menggiring kambing harus pemiliknya di depan. Berbeda dengan bebek yang punya cukup di belakang membawa ranting.
  4. Sapi dan kerbau: memiliki tingkat stress yang rendah jika dihalau gerakannya lambat, tapi ketika sudah disakiti bisa dendam dan tenaganya di luar kendali.  dan ingin semaunya, yang punya harus memberi contoh ketika menggiring pemilik harus di depan. Apalagi ketika memandikan ke sungai sang pemilik harus masuk sungai terlebih dahulu. Binatang ini yang berjenis kelamin jantan juga memiliki nafsu terhadap wanita. Pemilik sapi atau kerbau besar biasanya kerbau jantan akan jinak jika digiring oleh isteri sang pemilik.
  5. Kucing: tidak bias mandiri, maunya selalu dimanja, bahkan untuk menangkap tikus sebagai tugas utamanya jika tidak dilatih tidak akan bisa. Memang mungil dan lucu, namun ketika masih kecil buang kotoran sembarangan dan ketika sudah besar ada yang suka mencuri lauk. Hati-hati bagi wanita terlalu menyayangi kucing karena mengandung virus taxoplasma gondii yang menyebabkan kemandulan (baca).
  6. Kelinci: binatang ini selain mungil, pakannya juga tidak susah karena cukup pucuk tanaman atau rumput. Kelemahannya adalah banyak hama mulai dari anjing, kucing, ular, elang. Kotorannya seperti kambing, dan suka membuat lubang terutama ketika beranak. walaupun lantai sudah disemen, tetap tidak bisa menahannya membuat lubang.


PSYCHOLOGIA ET ANIMAL, ET GRATIA EIUS CUIUS EST CONSERVARE

Animal unice ad Deum et creaturam esse servanda. Praeterquam quod etiam amat bonum oeconomiae aut fructibus maturitatem maxime faveant conversatio. responsabilitatis sensum animalibus valde productivum pro semi educandi liberos.

Sed magis in hac quaestione tractanda authoris servantur quod animalia quae amat. Etiam animalia quae fiunt ut iumenta aut oeconomiae productivum, ratio plenissimam gesta ratio tuendam.

     Pullus: habet accentus altissimo gradu patet quod cum sit in parte via in viam per quem et cum posset ledo vehitur. Dicendum est, per patientiam, et pembisaan.
     Anates, tellus quam vis gradus inferiores, ut uno ponitur aliud. Sed ad domum environment sordescere. Quia stagnata aqua utetur natando piscis est aqua ex omnibus. Anates, magis quam indifferentem pooping pullos, sed sunt magis carus ovis eorum, et multo amplius.
     Capra: Magna vis est fere gradu sicut pulli, si secus viam. At cum in nota environment esset vehiculum traffic sedari. Vis ad arbitrium quaerere casus foliis minoribus etiam vicinarum plantarum. Qui ad exemplum, cum grex caprarum contra dominum suum. Et ideo ad anas quod got satis virgis tergo portantes.
     Bubalus atque iumenta, sed si humili gradu depulsus accentus tardi motus, et cum domo ejus, et vindicta nocere poterat potestate. Ut wisi enim ad libitum, quae pro exemplo esse debet, cum grex dominum. Praesertim cum dominus suus ut lavaretur in flumine primus intrare flumen. Concupiscentiam feminarum sexus etiam bestia. Dominis pecorum, aut magnum, si gignat gignat maribus plerumque editus, ab uxore domini sui.
     Felis non amet pronior, luxuriosus vult semper, etiam si non opus erit, ut fermentum mures capere non posse. Cute parva est, sed cum iam sit quando est parva magna confusio lateris pooping quasi furari. Mulieres solliciti causas amor qui est virus quod taxoplasma gondii feles (legitur).
     Cuniculorum exta: animal praeter parva, propagines non sufficit, quia non nimis est difficile ad cibos plantarum et herbae. In incommodum est quod panis ex multis pestes canum, felium, et serpentes, et accipitrem. Quasi hircum stercora, et velit facere foramen, praesertim cum fecunditatem. quamquam coepta pavimento usque ad foramen non auxilium.
 
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas