Label

Jumat, 11 April 2014

pemilu legislatif 2014 tampil beda

Karena beberapa faktor, pemilu kali ini tampil sedikit beda dengan sebelumnya:
  1. Jumlah partai peserta pemilu hanya 24 parpol, sebelumnya tahun 2009 sebanyak 48 parpol.
  2. Money politik secara langsung agak kurang, yang masih dalam bentuk barang dan jasa.
    Jumlah pertambahan pasien RSJ karena pemilu agak kurang, karena para caleg menyadari bahwa mayoritas pemilih bersikap tidak konsisten.
  3. Distribusi suara caleg dalam satu partai sesuai hak dan kewajibannya, kecuali diatur oleh kesepakatan internal partai dengan sistem prioritas.
  4. Tarik urat leher antar kader parpol agak mengendur, karena manyadari orang yang mereka bela ketika sudah duduk di atas sebagai wakil rakyat bersahabat satu sama lain.
  5. Spanduk dari KPU berbunyi: "bukan zamannya politik uang, mari membangun desa" ini memiliki makna anjuran money politik terselubung.
Sedangkan yang masih sama yaitu:
  1. Pendidikan politik yang diberikan oleh kader kepada simpatisan sebagian masih membodoh-mbodohi.
    Program pemerintah seperti BSM pada awalnya diklaim program beasiswa dari partai. Belakangan dinas pendidikan membantah dengan gencar sehingga klaim mereka berubah, menjadi diusulkan oleh partai.
  2. Panitia pengawas pemilu (PANWASLU) berasal dari kader suatu partai tertentu, sehingga pelanggaran yang dilakukan oleh partainya tidak akan pernah dilaporkan.
  3. Laporan PANWASLU tidak ada tindak lanjutnya yang memberi efek jera.
  4. Tehnik kampanye baik yang terang-terangan maupun terselubung: mengadakan orasi dan pawai yang dihiasi hiburan, memberikan bantuan berupa kaos, buku yasin, tas, perbaikan jalan tanah, lapangan olah raga, kostum olah raga, kostum karang taruna, meteran listrik, media masa dan media cetak, dan lain-lain.
Sementara tehnik menjatuhkan lawan masih sama:
  1. Keburukan sendiri jangan sampai tersebar, keburukan lawan disebarluaskan.
  2. Apa yang disampaikan kepada simpatisan terkadang berbeda untuk menjaga nama baik partai.
  3. Tehnik merekrut tokoh masyarakat menjadi ciri khas partai masing-masing.
Parpol peserta pemilu 2009

Parpol peserta pemilu 2014

Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas