Label

Rabu, 29 Januari 2014

tehnik menanam bibit karet untung - rugi

Mempertahankan hidup (survive) adalah naluri yang bukan hanya manusia bahkan hewan juga. Tentang naluri bisa dibaca di sini. Begitu juga kita sebagai petani perlu memiliki naluri mempertahankan keawetan kebun kita. Karena kebun karet juga merupakan salah satu yang menjadi penopang kehidupan kita.
Cara menanam bibit karet yang sering dipraktekan oleh petani adalah sebagai berikut:
Mencabut bibit karet yang sudah tumbuh disemai, memotong akarnya lalu memindahkan dalam polibag. Keuntungungan cara ini adalah bibit bisa dipastikan bisa hidup. Lebih praktis perawatannya, mata okulasi diambil yang tumbuh bisa menghasilkan pohon karet yang menghasilkan getah banyak, Tanaman pun bisa ditanam rapi, serta praktis jika bibit akan ditanam dari tempat yang jauh dari tempat menyemai. Kerugiannya adalah bagian akar yang dipotong bisa menjadi kelemahan pohon ketika dewasa, baik serangan jamur maupun rayap.
Menanam biji atau klatak karet, keuntungannya adalah tanaman ini kelak sudah dewasa lebih tahan baik serangan jamur, rayap, maupun angin. Kerugiannya adalah tanaman kurang rapi, dan getahnya sedikit.
Menanam tiga biji klatak di polibag, dan membiarkan hanya satu yang tumbuh dewasa. Keuntungannya adalah bibit karet tumbuh lebih cepat karena akarnya sama dengan tiga batang tanaman karet biasa, getahnya lebih deras. Kelemahannya adalah ketika diserang angin mudah tumbang dalam kondisi terbelah. Karena walaupun disatukan dan aliran pembuluh bisa bercampur, namun jaringannya terpisah.
Menanam biji atau klatak di polibag lalu diokulasi, keunggulan cara ini bisa mengatasi kelemahan cara-cara sebelumnya. Kelemahannya adalah tumbuhnya lama, tidak seragam dan kurang praktis jika bibit akan di bawa ke tempat yang jauh.

Bibit akar tiga
Bibit okulasi
 Demikian, semoga bermanfaat.
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas