Label

Selasa, 09 Juli 2013

agar daging kambing tidak prengus


Umat islam sebentar lagi akan merayakan hari raya id yakni hari raya idhul adha atau yang biasa dikenal sebagai hari raya kurban. semua masyarakat muslim bergembira dengan hari raya kurban ini karena hari raya ini melambangkan hari kasih sayang kita terhadap sesama muslim di mana kita saling berbagi dengan adanya kurban yang kita lakukan. 
Hari Raya Idhul Adha sehari menjelang. Kiriman daging kambing yang melimpah tak jarang membuat bingung. Maklum, mengolah daging kambing bukan perkara mudah. Perlu trik agar sajian tak memunculkan aroma prengus.
Senikmat apapun bumbunya, aroma prengus sanggup merusak citarasa sajian dalam sekejap. Bau tajam yang bisa menghilangkan nafsu makan ini berasal dari feromon yang dihasilkan tubuh kambing, terutama yang jantan.
Bagaimana mengolah daging kambing agar menjadi santapan lezat bagi keluarga? Coba rebus daging kambing dalam air mendidih yang telah bercampur rempah kunyit dan jahe. Selain efektif membunuh bau prengus, cara ini juga bermanfaat membuat sajian daging kambing lebih empuk
Olah daging kambing dalam potongan tidak terlalu besar. Agar empuk dan bumbu meresap, sebaiknya gunakan api sedang. Jika ingin lebih cepat empuk, bungkus daging kambing dengan daun pepaya atau lumuri dengan parutan nanas sebelum diolah.
Untuk masakan berkuah, sebaiknya masukkan daging kambing setelah semua bumbu selesai ditumis. sementara untuk sate, lumuri daging yang sudah dipotong-potong dengan bumbu halus. Diamkan beberapa saat sampai bumbu meresap sebelum akhirnya ditusuk dan dibakar.
 


Bagi yang sangat sensitif dengan bau prengus, berikut beberapa langkah detail mengolah daging kambing agar lebih empuk tanpa menimbulkan aroma tak sedap :
  1. Didihkan air di dalam panci.
  2. Sembari menunggu air mendidih, siapkan rempah-rempah seperti lengkuas, sereh, daun salam, dan daun jeruk yang telah digeprak.
  3. Setelah air mendidih, masukan rempah-rempah bersama daging kambing lalu tutup rapat. Jangan campur daging dan jeroan dalam satu panci rebusan.
  4. Tunggu hinggga muncul buih-buih di atas lapisan air. Buih itu adalah kotoran yang semula menempel di daging kambing.
  5. Buang buih-buih berbusa tersebut, lalu angkat daging kambing.
  6. Ulangi lima tahap di atas hingga dua atau tiga kali, jika perlu.
Jika ingin mengolah daging kambing segar, sebaiknya tidak mencucinya dengan air biasa. Lebih baik tetap dengan air mendidih karena air biasa justru akan membuat aroma tak sedap daging kambing semakin tajam. Pastikan pula tetap memisahkan daging dan jeroan. sumber
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas